Browse By

Hasan Al Banna – The Young Islamic Leader

Siapa yang tidak tahu tentang tokoh pembaharu harakah Islam abad ini? Ia adalah penghulu para penggerak pergerakan Ikhwanul Muslimin yang menyulut bangkitnya pergerakan Islam di seluruh penjuru dunia. Ia adalah As Syahid Hasan Al Bana.

Ia adalah badai yang mampu menerpakan gelombang kebangkitan Islam pada batu tirani dan kejumudan, dan riak-riaknya mampu menyeret sampah-sampah sejarah hingga beserakan ditepian. Kehadirannya dalam pentas sejarah merasukan kecemasan yang menakutkan ke dalam nadi para penguasa tiran dan para perampas dunia Islam. Maka badai itu harus dilumpuhkan, sebelum menghentakan gelombang yang lebih dahsyat lagi.

Setelah jasadnya berhasil ditikam dan dikebumikan, hingga hari ini, pemikirannya yang masih hidup dan buah karyanya berupa gerakan pembaharuan yang masih menjelma dan menggurita di alam nyata, terus mendapatkan tantang untuk dibumihanguskan. Syubhat-syubhat terus dilontarkan, baik yang menyerang ketokohan maupun ilmu yang menjadi perangkat pembaharuannya.

“Hasan Al-Banna mendirikan jamaah dalam usianya yang masih muda, 23 tahunan, dalam usia yang belum matang keilmuannya. Hasan Al Banna itu bukan ulama, ia hanya penggerak masyarakat,…” dan juga syubhat lainnya yang berahir pada kesimpulan bahwa jamaah yang didirikannya adalah jamaah yang tidak matang dan tidak dibangun diatas pondasi keilmuan.

Dalam bukunya “Ma’alim Masyru’ al Hadhari fil Fikri al Imam As-Syahid Hasan Al-Banna”, Dr. Muhammad Imarah menjelaskan bahwa Hasan Al-Banna mampu menaikkan gelombang kebangkitan yang pada masa Jamaluddin Afghani, Muh. Abduh dan Rasyid Ridha digerakkan oleh para tokoh, kini digerakan oleh masyarakat. Ia juga mampu mengalihkan poros gerakan pembaharuan dari pemusatan pada ‘takwin al-fikrah’ (pembentukan pemikiran), menjadi ‘takwin sofwah’ (pembentukan barisan). Oleh karena itu Dr. Muhammad Imarah menamakan corak kebangkitan Islam yang dihusung Hasan Al-Banna sebagai gerakan Neo Pan-Islamisme. Dan ini adalah inovasi sejarah yang dipersembahkan Hasan Al-Banna untuk umat Islam.

Dalam suatu pertemuan dengan beliau saya sempat menanyakan tentang syubhat yang dilontarkan kepada Hasan al Banna diatas, beliau menjawab bahwa sangat keliru apabila ada yang menganggap Hasan al Banna itu tidak alim, ilmunya dangkal,…justru sebaliknya, beliau adalah seorang yang alim dan berwawasan luas, beliau berguru pada Syekh Rasyid Ridho, Syekh Muhibbin Khothib dan ulama lainnya. Namun karena narasi kebangkitannya itu ditujukan kepada masyarakat, maka beliau harus menurunkan rasionalitasnya dan memakai uslub-uslub yang dipahami oleh masyarakat.

Perspektif Dr. Muhammad Imarah dari status Ustaz Nurfarid Tasik.
Sumber; Gibraltar Victory

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *