Browse By

KETUA PANITIA ISLAMIC LEADERSHIP ACADEMY BATCH 2: “SYARAT PEMIMPIN ADA EMPAT”

P2

Jakarta (02/11) –  Dalam sambutannya ketika membuka Islamic Leadership Academy (ILA) Batch 2  Ahad, 2 November 2014 di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan, Herlyanto Bangkit Utomo menyampaikan bahwa ada empat syarat pemimpin yang harus dipenuhi. Pria yang saat ini menjabat sebagai Ketua Divisi Kaderisasi Young Islamic Leaders (YI Lead), organisasi inisiator program ILA, dan bertanggungjawab sebagai Ketua Panitia ILA Batch 2 ini kemudian menjelaskan, keempat syarat tersebut adalah Shiddiq (Jujur), Amanah (bisa dipercaya menyelesaikan tugas dengan baik), Fathonah (Cerdas), dan Tabligh (Kemampuan Komunikasi). “Al-Quran dan Hadist pun sudah memberikan tuntunan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa memiliki ilmu kepemimpinan tidak bisa berdasarkan “katanya” dan “kayaknya”. Ilmu kepemimpinan haruslah didapatkan dari pendayagunaan akal kita dan berdasarkan tuntunan Al-Quran dan As-Sunnah.

“Saya berharap dari program ini akan bisa menghasilkan pemimpin yang mengetahui siapa dirinya yang sesungguhnya. Dengan mengetahui siapa diri kita, maka kita akan paham juga tentang orang lain,” ujarnya.

Dengan berapi-api, ia juga menyatakan bahwa kapasitas pemimpinan kita ditentukan dari seberapa besar kita mau mengeksplorasi diri kita sendiri. “Mudah-mudahan teman-teman semua bisa menyelesaikan program kepemimpinan ini sampai tuntas,” tegasnya memotivasi, seraya menjelaskan bahwa menyelesaikan program sampai selesai adalah juga salah satu bentuk pembuktian dan pengeksplorasian diri akan kemampuan memimpin diri sendiri.

YI Lead dibentuk pada tahun 2009 di bawah naungan AQL Islamic Center dengan Pembina Ustadz Bachtiar Nasir. Organisasi ini mempunyai visi menjadi organisasi kaderisasi kepemimpinan terbaik di Indonesia dan dunia berlandaskan Al-Quran dan As-Sunnah dengan pendekatan kekinian dan kedisinian. Misinya adalah: menciptakan wadah bagi pemuda Islam untuk memimpin, berdakwah dan berkontribusi kepada agama, bangsa dan negara; mencetak, melatih dan mengembangkan kepemimpinan dan potensi daya saing kader pemuda Islam tanah air dengan metode Tadabbur Al-Quran, serta mempersatukan intelektual muda Islam dalam berjuang mewujudkan peradaban Al-Quran. Hasil yang diharapkan adalah kader-kader YI Lead menjadi calon pemimpin-pemimpin masa depan yang memiliki pemhaman Islam yang komprehensif, mempunyai integritas dan kredibilitas tinggi, serta berkepribadian matang, arif, dan peduli.

ILA adalah salah satu program utama YI Lead. Sebelumnya, ILA batch pertama yang diikuti oleh 70 orang telah dilaksanakan bulan Oktober 2013. Selama 7 Ahad ke depan, 87 peserta ILA Batch 2 dari berbagai wilayah Jabodetabek yang usianya berkisar antara 18-35 tahun ini akan mendapatkan coaching tema-tema dasar kepemimpinan dari berbagai pemateri, yang kesemuanya akan dilatarbelakangi Quranic Worldview sebagai kerangka kerjanya. Setelah selesai mengikuti pendidikan, peserta akan dibimbing menjadi kader YI Lead yang mampu menjadi pelaku dalam kiprah kepemimpinan dunia Islam yang mengedepankan nilai-nilai Tauhid serta bersungguh-sungguh berpedoman pada Al-Quran dan Sunnah.

 

by: Melita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *