Browse By

Konflik di Bumi Syam (Palestina & Suriah)

 

 

YI-Lead–Awal Oktober ini kita dibombardir berita tentang turun tangannya Rusia dalam konflik perang di Suriah. Koalisi bersama China, Korea Utara, Iran mereka sepakat untuk melindungi rezim pemerintah Bashar al-Assad dari serangan pejuang Islam dan revolusi Suriah. Namun alas an yang digunakan oleh Rusia seperti yang disampaikan Dubes Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin adalah untuk menggempur ISIS. Sedangkan analisa mendalam oleh sejumlah analis militer, politik dan ekonomi Amerika dan Inggris bahwa tujuan final Rusia turun kembali di Timur Tengah adalah mendongkrak harga minyak yang saat ini berada dibawah 50 USD per barrel dan menggagalkan rencana Amerika membangrutkan Rusia. Rusia terakhir terlibat dalam konflik Timur Tengah pada tahun 1979 di Afganistan. Untuk perang Suriah ini Rusia menurunkan 50 lebih armada udara yang terdiri dari jenis pesawat tempur dan helicopter serang. Ironisnya, hari pertama serangan Rusia tanggal 30 Sepember 2015 menurut Kelompok pegiat Suriah menyatakan bahwa serangan udara Rusia antara lain menghantam kota Zafaraneh, Rastan, dan Talbiseh yang menyebabkan jatuhnya 36 korban jiwa, termasuk anak-anak. Mereka menambahkan tak satupun kawasan itu dikuasai oleh ISIS (CnnIndonesia.com). Dengan masuknya Rusia di Suriah membuat konflik suriah yang sudah memasuki tahu ke 5 dengan korban jiwa lebih dari 215 ribu jiwa akan memasuki babak baru. Kita melihat ada 4 blok kekuatan yang bertarung di Suriah yaitu Kubu Bashar Ashad yang didukung Rusia, China dan Iran, Kubu Amerika dan sekutunya yang ingin menghancurkan ISIS, kubu ISIS dan kubu Mujahidin Suriah.
Konflik di Suriah ini sudah memasuki tahun ke 5 dan menurut Abdel Rahman selaku Direktur Syrian Observatory for Human Rights mencatat perang yang berawal dari pemberontakan nasional terhadap rezim presiden Bashar al-Assad ini telah menyebabkan lebih dari 215 ribu orang telah tewas sejak Maret 2011. Dari jumlah tersebut, sebanyak sepertiga, atau sekitar 66 ribu orang di antaranya adalah warga sipil, 10.808 anak-anak, dan hampir 7.000 perempuan. Memasuki tahun kelima, sekitar 5.000 orang tewas dalam lima minggu terakhir saja (CNNIndonesia.com)
Pada saat yang bersamaan tanggal 10 Oktober 2015 terjadi lagi serangan Israel ke wilayah Palestina yang menewaskan ibu hamil dan anak kecilnya yang berumur 2 tahun. Sebelumnya Zionis Israel melarang umat Islam usia dibawah 50 tahun untuk beribadah di Masjidil Aqsha. Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan mengingatkan agar Israel tidak bermain api dan melakukan pelanggaran HAM di masjidil Aqsha dan terhadap warga Palestina. Masih segar dalam ingatan kita di bulan Juli 2014 operasi militer Israel ke Gaza telah menewaskan 1880 warga palestina dan 10 000 lainnya cedera. Dari jumlah tersebut 398 adalah anak-anak, 207 wanita dan 74 manula. Laporan awal untuk United Nation Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA) memperkirakan 68% dari korban tewas adalah warga sipil termasuk wanita dan anak-anak.
Sebagai umat Islam dua kejadian di Suriah dan Palestina menarik untuk kita analisa, fahami dan mengambil sikap atas situasi yang terjadi. Analisa politik dan ekonomi biasanya akan menyimpulkan bahwa konflik Israel dengan Palestina adalah rebutan lahan sedangkan konflik Suriah adalah konflik sectaria, perang saudara dan terkait minyak dan gas bumi. Sebagai umat Islam kita dituntut untuk melihat dengan cara pandang Islam (Islamic worldview) yaitu memandang dan melakukan analisa sesuai petunjuk Allah dan rasul-Nya. Jika kita mengikuti cara pandang Islam maka kita akan menemukan hakekat permasalahan bahkan solusinya. Benang merah antara Suriah dan Palestine yaitu keduanya berada diwilayah SYAM dan korbannya adalah umat Islam. Setelah runtuhnya Uni Soviet maka Amerika telah berhasil menggalang konspirasi global bahwa musuh bersama dunia adalah Terorisme yang mengarah ke umat Islam. Musim semi Arab (Arab Spring) berhasil menjatuhkan musuh Amerika di Timur Tengah seperti Saddam Husein di Irak dan Khadafi di Libya. Membuat Zionis Yahudi dan Syiah Iran mendapat angin segar. Yahudi menjajah Palestina dan Iran mendukung Bashar Asad di Suriah. Pertarungan ini bisa mengarah pada perang dunia ke 3 dan bumi syam telah dikepung oleh musuh-musuh Islam yaitu Yahudi, Nasrani dan Musyrikin. Sebagaimana Allah SWT sebutkan dalam QS 2:120 ” Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka” dan QS 5 : 82 ” Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik”

Bumi SYAM yang saat ini terdiri dari Negara Palestina, Suriah, Lebanon dan Yordania memiliki kedudukan mulia karena Allah memberikan keberkahan dan kebaikan bagi negeri Syam sebagaimana yang dijelaskan dalam hadist-hadist Rasulullah SAW. Keutamaan negeri SYAM antara lain :
1. Kesempurnaan dan kemenangan Islam terjadi di negeri SYAM
Abu Darda berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Ketika aku sedang tidur, aku bermimpi melihat tiang-tiang Alkitab muncul dari bawah kepalaku. Aku mengira, tiang-tiang itu akan dibawa pergi, maka akupun memandanginya terus dan ternyata dibawa ke Syam. Ketahuilah bahwa keimanan akan tetap ada di Syam sampai hari kiamat” (HR. Ahmad)
2. Para Malaikat membentangkan sayap untuk Syam
Zaid bin Tsabit berkata saya mendengar Rasulullah SAW bersabda:”Beruntunglah Syam (3X). Orang-orang berkata, Wahai Rasulullah mengapa begitu? Beliau menjawab, Para malaikat Allah membentangkan sayap mereka bagi Syam”(HR.Tirmidzi)
3. Syam adalah bumi berkumpul dan berpencar
Diriwatkan dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah SAW bersabda:”Api akan muncul dari arah laut Hadhramaut yang akan mengumpulkan manusia. Kami bertanya, Apa yang Baginda perintahkan kepada keliau menjawab ‘Hendaklah kalian berada di Syam”(HR.At.Tirmidzi)
4. Bumi Syam adalah bumi Allah yang terbaik dan Dia mengumpulkan hamba-hamba Nya yang terbaik ke sana
Diriwayatkan dari Abdullah bin Hawalah bahwa Raulullah SAW bersabda:”Urusan ini akan sampai pada kondisi kalian menjadi tentara-tentara yang terpisah-pisah, sebagai pasukan di Syam, pasukan di Yaman, dan pasukan di Irak.”Aku berkata, pilihkanlah tempat terbaik untukku, wahai Rasulullah. Beliau berkata, Hendaknya kalian menetap di Syam karena sesungguhnya Syam adalah bumi Allah yang terpilih. Allah memilih hamba-hamba pilihannya menuju ke sana. Adapun jika kalian tidak bisa, hendaknya kalian menetap di Yaman, dan minumlah dari telaganya, karena sesungguhnya Allah telah menjamin untukku negeri SYam dan penduduknya.”(HR.Abu Daud)

5. Penduduk Syam adalah barometer kebaikan atau kerusakan umat
Diriwatkan dari Muawiyah bin Qurrah dari ayahnya, yang berkata bahwa Rasulullah bersabda :”Bila penduduk Syam telah rusak, tidak ada lagi kebaikan bagi kalian….. (HR.Ahmad)
6. Nabi memintakan berkah bagi pendududk Syam dan menganjurkan tinggal disana
Diriwatkan dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah SAW bersabda:”Ya Allah, berkahilah kami di negeri Syam dan negeri Yaman.”Para sahabat berkata,”(Berkahi)juga untuk negeri Najd.”Beliau mengulangi doa itu untuk kedua kali, kemudian para sahabat berkata lagi,”Juga untuk negeri Najd.”Pada ketiga kalinya, saya mengira beliau bersabda’Disanalah akan terjadi bencana dan fitnah, dan disana akan muncul tanduk setaa”(HR.Al-Bukhari)
7. Syam adalah bumi keramaian dan ribath sampai akhir kiamat
Diriwayatkan dari Salamah bin Nufail bahwa ia berkata,”Seseorang berkata, Wahai rasulullah, orang-orang telah turun dari kuda mereka, mereka meletakkan senjata dan berkata bahwa tidak ada jihad lagi. Rasulullah menghadapkan wajahnya seraya bersabda “Mereka dusta!Saat inilah perang telah datang, saat inilah perang telah datang, akan senantiasa ada sekelompo dari umatku yang berperang di atas kebenaran, dan Allah akan menjadikan hati orang-orang condong pada mereka. Allah akan memberikan rizki untuk orang-orang itu dari mereka hingga datang hari kiamat. Dan pada setiap ubun-ubun kuda telah tertulis kebaikan sampai hari kiamat. Diwahyukan kepadaku bahwa aku akan mati tanpa menunggu-nunggu, sedangkan kalian akan mengikutiku secara terpisah-pisah, sebagian kalian menebas leher yang lain, dan tempat kaum beriman adalah Syam” (HR.An-Nasa’i)
8. Baitul Maqdis adalah bagian dari Bumi Syam yang ada anjuran untuk dikunjungi
Diriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri bahwa Rasulullah SAW bersabda:“Tidak ada penekanan untuk berziarah kecuali untuk mengunjungi tiga masjid:Masjidil Haram, Masjidil Aqsha, dan masjidku ini (Masjid Nabawi)”(HR.Muttafaqun alaihi)
Diriwayatkan dari Abu Dzar bahwa shalat di Masjidil Aqsha sama dengan 250 shalat di masjid lain (HR. Ath Thabrani)
9. Hijrah orang baik dari Irak ke Syam dan perpindahan orang-orang buruk dari Syam ke Irak
Diriwayatkan dari Abu Umamah “Hari kiamat tidak akan terjadi sebelum orang-orang baik hijrah dari Irak ke Syam dan orang-orang buruk pindah dari Syam ke Irakh” (HR.Ahmad)

Sumber : Syam Bumi Ribath & Jihad karya Muhammad bin Sa’id Al-Barudi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *