Browse By

Mengenal Ekonomi Islam

islamic_finance

            Ekonomi merupakan bagian kebutuhan manusia yang akan selalu melekat dalam kehidupan. Mulai dari lahir sampai kembali ke dalam kubur manusia selalu bersentuhan dengan aspek ekonomi dalam hidupnya. Jika berpolitik, berbudaya, bersosialisasi kita bisa memilih untuk tidak melakukan maka dalam ekonomi, suka ga suka mau ga mau kita harus melakukannya demi keberlangsungan hidup. Jika Ekonomi direpresentasikan dengan uang maka dewasa ini mulai dari kita lahir sampai urusan nanti mau dikubur pasti butuh uang.

Ngomong-ngomong apa sih ekonomi itu?? Kata ekonomi sudah familiar di telinga kita tapi mungkin arti dan maknanya hanya orang orang yang belajar dan bekerja di bidang ekonomi yang mengerti. Nah, karena hampir 90 % kehidupan kita akan melakukan kegiatan ekonomi mari kita mulai bedah konsep ekonomi itu apa, sejarah pemikiran ekonomi, bagaimana ekonomi dalam individu dan masyarakat, ekonomi Indonesia dan yang paling utama bagaimana konsep ekonomi dalam Islam.

Ekonomi berasal dari bahasa Yunani, yaitu oikos yang artinya keluarga atau rumah tangga dan nomos yang artinya peraturan. Secara garis besar artinya aturan rumah tangga atau managemen rumah tangga. Maknanya adalah ekonomi merupakan salah satu ilmu social yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi dan konsumsi atas barang dan jasa.

Ekonomi muncul dari adanya kebutuhan individu dalam rumah tangga dimana sebagai makhluk sosial manusia melakukan pertukaran dengan individu yang lain untuk memenuhi kebutuhannya tersebut. Zaman dahulu menggunakan system barter dan zaman modern menggunakan uang sebagai alat tukarnya. Kebutuhan kebutuhan individu dalam rumah tangga ini lah yang menggerakkan roda perekonomian masyarakat dan Negara. Bahkan antar masyarakat dunia berkat pengaruh globalisasi dan kemajuan teknologi.

Secara garis besar konsep ekonomi dibagi dua yaitu konsep ekonomi konvensional dan konsep ezkonomi islam. Konsep ekonomi konvensional dimulai zaman Yunani Kuno (400 tahun SM) diprakarsai oleh pemikiran dari Plato dan Aristoteles dan mulai berkembang di tahun 1700an setelah filsuf Britania, Adam Smith menyampaikan pemikiran ekonominya dalam karya ” (An Inquiry into the Nature and Causes of) The Wealth of Nations” sehingga Adam Smith dijuluki Bapak Ekonomi Modern. Konsep ekonominya yang terkenal dan membumi hingga saat ini adalah konsep perdagangan bebas dan kapitalisme. Sedangkan konsep ekonomi Islam merupakan konsep ekonomi yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW berdasarkan wahyu dari Allah SWT. Konsep ekonomi Islam menjadikan al-Qur’an dan As Sunnah sebagai dasar pemikiran dan sumber ilmu pengetahuan.

Bagaimana sejarah perkembangan dua konsep ekonomi tersebut? Mari kita bandingkan dari table dibawah ini :

 

Ekonomi Konvensional Periode Ekonomi Islam
 

 

•Plato (427-357 SM)

•Aristoteles (350 SM)

 

 

 

 

 

Sebelum Masehi (Klasik)

 
 

 

•Bible: Masa Scholastic;

•St. Thomas Aquinas (1270 M);

•St Albertus Magnus (1206-1280 M).

 

 

 

 

Abad ke 1-11 M (…450 H/…1058 M)

•Masa Rasulullah (613-632)

•Khulafarasyidin (632-661)

•Daulah Umayyah (abad 7-8)

•Daulah Abbasiyah I (abad 8-11) Masa Renaissance / keemasan Islam

 

 

 

 

Al Qur’an dan Sunnah sebagai sumber ilmu dan hukum, fase pertama: peletak dasar pemikiran:

Abu Yusuf; Abu Ubaid; Al Daudi, Syafii, Abu Hanifah dll.

 

 

 

 

 

 

 

Fisiokratis

•Quesnay (1694-1774)

Masa Klasik & Neo Klasik

•David Hume (1711-1776 );

•Adam Smith (1723-1790);

•R. Maltus (1766-1834);

•David Ricardo (1772-1823);

•J.B. Say (1767-1832);

•J.S Mill (1806-1873). Sosialisme Komunitas Bersama

•Robert Owen (1771-1858);

•Charles Fourier (1772-1837);

•Louis Blanc (1811-1882)

 

 

 

   

Sekitar abad ke 16 di fase ini banyak buku-buku pemikir muslim yang hilang dan dikutip setelah dialihbahasakan

 

 

 

Kapitalis vs Sosialis, Marxisme

•J.S Mill (1806-1873);

•Karl Marx (1818-1883);

•Engels (1848);

•Keynes;

•Marshal.

 

 

 

   

 

•Al Afghani (1897);

•Syah Wali Allah (1703-1762)

 

 

 

 

 

•Simon Kuznes;

•WW. Rustow;

•V. Lenin;

•Milton Friedman

 

 

 

 

Abad ke 20

Fase Sekarang

 

 

 

M. Iqbal (1873 – 1938)

 

 

 

 

Dunia sempat berada dibawah kekuasaan ekonomo kapitalis dan sosialis. Biasanya beriringan dengan ideologi politik dan kekuasaan yang dianut oleh suatu negara. Ekonomi kapitalis direpresentasikan oleh negara super power Amerika Serikat. Sedangkan Ekonomi sosialis dianut oleh Uni Soviet. Tentunya dua kekuatan besar ekonomi tersebut tidak saling tinggal diam dengan prinsip bagimu ekonomimu dan bagiku ekonomiku.

Kedua negara tersebut berusaha menyebarkan ideologi dan paham ekonomi masing masing dengan berbagai cara. Saling berlomba mencari sekutu dan menjatuhkan pihak lawan. Waktu akhirnya menghancurkan kekuatan Uni Soviet dan memecahnya menjadi negara negara kecil sehingga meninggalkan Amerika Serikat berdiri sendiri menjadi pemimpin dunia.

Sebenarnya masih ada kekuatan ekonomi lain yaitu Ekonomi Islam. Namun runtuhnya khilafah dan berkembangnya revolusi industri membuat kekuatan ekonomi ini hanya bersifat lokal belum mendunia. Namun kita tidak boleh abaikan karena ekonomi islam ibarat “macan” yang sedang tidur. Menunggu waktu untuk memimpin dunia. Sesuai dengan janji Allah bahwa Islam adalah rahmatan lil ‘alamiin.

Emang ekonomi Islam bisa menjadi kekuatan ekonomi dunia? Apa kelebihannya dibanding ekonomi kapitalis dan sosialis? Jangan mimpi deh. Gimana mungkin ekonomi islam mendunia sedangkan umat islamnya sendiri alergi dengan ekonomi dan syariah islam. Di umat islam saja masih menjadi perdebatan bagaimana dengan umat selain islam ya? Pemikiran yang menarik dan memang benar. Kita ambil saja contoh di Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim, ekonomi islam masih kecil market share nya dibanding ekonomi konvensional. Nah, disitu tantangannya. Jangan-jangan kita sendiri selaku umat islam belum memahami apa itu ekonomi islam dan apa hakikatnya implementasi ekonomi islam dalam kehidupan masyarakat dan negara. Penasaran mau tau apa itu ekonomi Islam? MAU…..MAU….MAU! Kamu mau tau aja atau mau tau bingiiiiiiit….hehehehe. Sabar dulu ya, akan kita bahas pada tulisan berikutnya.

(Narasumber: Andri Rooney)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *