Browse By

Beriman kepada Allah

Oleh: Tim Kaderisasi Yi-Lead

Muwashofat Tarbiyah For Leaders (MTL) | Seri-01 | BERIMAN KEPADA ALLAH

Seorang muslim beriman kepada Allah artinya, ia meyakini wujud (adanya) Allah yang Mahasuci, dan sesungguhnya Allah Pencipta langit dan bumi, Maha Mengetahui yang ghaib dan tampak, Rabb (Pencipta, Penguasa, Pengatur) segala sesuatu dan pemiliknya. Tiada tuhan (sesembahan) yang berhak disembah kecuali Dia, dan tiada Rabb selain Dia. Dan meyakini bahwasanya Dia bersifat dengan segala sifat kesempurnaan, dan suci dari segala kekurangan

Yang demikian, karena petunjuk Allah, berdasarkan dalil-dalil naqli dan ‘aqli:

Dalil Naqli
〰〰〰〰
1⃣ Allah sendiri memberitakan tentang wujudNya, rububiyahNya atas makhlukNya dan tentang asma’Nya dan sifat-sifatNya, pada firman Allah dlm Al-Qur’an, mencakup: (QS. Al- A’raf:54 ; Al-Qashas:30 ; Thaha: 14 ; QS. Al-Hasyr:22-24 ; QS. Al-Fatihah: 2-4 ; QS. Al-Anbiya:92)

2⃣ Berita dari lebih 124.000 nabi dan rasul tentang wujud Allah Ta’ala, rububiyahNya bagi semesta alam, tentang penciptaanNya terhadap alam semesta ini dan penguasaanNya; dan tentang asma’ dan sifat²Nya.

3⃣ Keyakinan dan kepercayaan miliyaran manusia tentang wujud (adanya) Tuhan pencipta alam semesta serta ibadah dan ketundukan mereka kepadaNya.

4⃣ Berita yang disampaikan oleh jutaan ulama tentang wujud Allah, sifat² dan nama²Nya, rububiyahNya atas segala sesuatu, dan kekuasaanNya atas segala sesuatu, maka dari itu mereka beribadah, menyembah dan patuh kepadaNya, cinta karenaNya dan benci karenaNya pula.

Dalil ‘Aqli
〰〰〰〰
1⃣ Adanya alam semesta dan makhluk yang beraneka ragam memberikan kesaksian akan wujud Sang Pencipta, yaitu Allah Ta’ala. Karena tidak ada seorang pun di alam raya ini yang mengklaim telah menciptakan alam raya ini beserta isi²nya selain dari Allah Ta’ala. Akal manusia pun menyatakan mustahil (tidak mungkin) adanya sesuatu tanpa adanya sang pencipta (yang mengadakan), bahkan juga akan menyatakan mustahil akan adanya sesuatu yang sangat sederhana tanpa ada yang mengadakannya, seperti adanya makanan tanpa adanya orang yang berupaya untuk memasaknya, atau adanya hamparan di bumi tanpa adanya yang menghamparkannya.

2⃣ Adanya FirmanNya pada kita yang selalu kita baca dan kita hayati serta kita fahami maknanya merupakan bukti atas wujud Allah, karena sangat mustahil ada pembicaraan (kalam) tanpa adanya pembicara (mutakallim) atau adanya ucapan tanpa adanya yang mengucapkan.

3⃣ Adanya sistem yang sangat teratur rapi, yang tercermin pada sunnah kauniyah (sunnatullah) di dalam penciptaan, oembentukan, pertumbuhan, dan perkembangan sluruh makhluk di alam semesta. Sesungguhnya semua patuh dan tunduk pada sunnatullah

📚Sumber Kitab:
Minhajul Muslim
Konsep hidup ideal dalam Islam
Karya : Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jaza’iri
About Us
Ig : @youngislamicleader
Tw : @PemimpinQu
Fb : Young Islamic Leaders
Website : www.youngislamicleaders.org
===============================
🎓 Young Islamic Leaders
Face of The Future Leaders

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *